terimakasih karena telah Engkau sisipkan detiknya dalam tiap detikku.
Tak lama, namun berarti.
Detiknya tak selama detikku,
dan aku tak pernah tahu akan sepanjang apa detikku,
kasihnya jauh, jauh melebihi waktu yang Engkau titipkan untukku
tak berdayanya aku, ketika kasihnya sampai padaMu,
dan Engkau menerimanya,
dan Engkau mengambil kembali tiap sisipan dalam detikku,
sebagai rasa cintaMu.
menyimpan kekosongan ini,
menyembunyikanya,
lengang,
aneh terasa,
separuh waktuku serasa hilang,
menangis,
mengais,
namun tanpa air mata,
bersembunyi,
dibalik tawa dan senyum,
perih,
itu
hanya mampuku
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation.


0 comments:
Post a Comment